Ku cinta kau Bunga!
Aku pertama mengenalmu saat kita masuk kelas 8 SMP. dulu aku begitu kikuk dan pendiam saat pertama masuk di kelas lama ku ini. Aku sengaja memilih tempat duduk nomer dua dari depan bersama teman sejak TK ku Krisna, agar aku bisa lebih memperhatikan pelajaran dengan baik Dan kamu duduk tepat dibelakangku waktu itu.
Pelajaran pertama dimulai-- Seorang guru Bahasa Inggris atau yang sering dipanggil Mam Nan pun masuk kelas dengan senyuman ramahnya. "Morning student?" sapanya, "Morning mam!" balas kami serentak. Tak berapa lama ia mulai berbasa basi dulu "Wah, kelas baru nih, udah pada kenal belumm..?". Aku pun hanya terdiam sambil membuka buka buku kegiatan siswa yang baru saja dibagikan. Banyak diantara siswa yang sudah ku kenali bahkan belum kenal sama sekali mulai berbisik dan ingin mengatakan sesuatu dengan malu malu. "Baiklah sekarang kuberi tugas pertama kalian!" kata mam Nan. "Apa itu mam?" sahut seorang siswa dari belakang yang kutahu namanya ialah Aji. "Kalian harus berkenalan dengan semua teman yang ada dikelas ini, dengan berbahasa Inggris. Sebagai buktinya kalian harus catat hasil perkenalan kalian di selembar kertas. Mengerti?" "Iya mam.." dan mam Nan pun langsung meninggalkan kelas. Aku mulai bangun dari meja yang kutindihi dan mengambil sebuah buku dan sebuah pulpen pemberian mamaku. Aku pun melancarkan aksiku dengan mulai dari teman sebangku ku yang sudah ku kenal dan dua orang lelaki yang ada di depanku. Saat aku balik badan, aku terasa sangat gugup entah mengapa detak jantungku seperti berubah menjadi cepat sekali, keringat dingin berjatuhan, tangan yang bergetar dengan sendirinya dan ini hal yang pertama aku alami. Teman sebangku ku langsung menyambar tanganmu dan mulai bertanya namamu dan dimana tinggalmu. Dan kemudian dilanjutkan denganku, " em... What's your name?" tanyaku gugup. "Oh, my name is Bunga, What about you?" balasnya. "I'm Rhadi... Nice to meet you..." sapaku agak gugup. "Nice to meet you to Rhadi". Dia menatapku dan tersenyum. Dan aku mulai merasa kegugupan yang sangat luar biasa. Tapi aku tetap balas senyuman manismu itu. :-)
Ini aneh! aku baru saja mengenalmu tapi kenapa kamu langsung bisa buat aku gugup dan tidak karuan! apa ini yang disebut cinta!?. Sebenarnya kamu cantik, tapi masih ada cewek yang lebih cantik di kelas ini, Kamu manis, memang ku akui kamu manis, Tapi? mengapa kamu bisa menahan detak jantungku!? Apa benar ini memang cinta? apa benar aku sedang jatuh cinta? sebenarnya selain orang tuaku belum mengijinkan aku untuk pacaran aku sendiri juga masih belum mau pacaran. Buatku pacaran hanya untuk orang yang sudah dewasa saja, bukan murid SMP sepertiku.
Setiap hari aku sering memperhatikanmu, perlahan tapi pasti kita sudah saling kenal dan suatu saat kau pinjam handphone ku, alasanmu sih buat SMS temanmu, setelah kau kembalikan handphone ku betapa terkejutnya aku. Kau memberikan nomer handphone mu dengan nama "Bunga ." entah mengapa itu sangatlah istimewa, karna kau sendiri yang memberikannya tanpa aku minta. Dan tanda titik setelah spasi di depan namamu itu terlihat sangat spesial untukku, entah itu hanya sekedar tanda titik atau tanda yang spesial, aku tak tahu. Tapi bagiku itu tanda spesial dan dari situlah petualanganku di mulai!.
Suatu hari--, terdengar suara nada tanda SMS masuk. Aku yang sedang bermain game PS kesayanganku agak malas membuka pesan itu, karna ku pikir itu pasti pesan dari Krisna yang akan mengajak Hang Out entah kemana. Akhirnya ku raih handphone ku yang ada di meja sebelah kananku, dan aku buka pesan yang masuk tadi. Dan, ternyata pesan dari Bunga, "Selamat sore? Lagi pada apa nih :)?" tanyanya di SMS. Penyakitku pun kumat lagi, aku mulai berkeringat dingin dan sedikit bergetar. Dan ku jawab SMS darimu, "Sore juga, lagi maen PS nih, kamu?" jawabku memberanikan diri. Selang beberapa menit kau jawab pesan ku, "Lagi nonton tv. :)". Wow kamu beri emotion berbentuk smile. Ah walaupun hanya emotion berbentuk smile, hal itu membuatku berimajinasi bahwa tanda itu adalah senyummu. Sekian lama aku ber-SMS denganmu akhirnya kuputuskan untuk berhenti dengan alasan hari sudah petang dan aku harus melaksanakan sholat maghrib dan dilanjutkan belajar. Sebelumnya aku minta maaf kalau misalnya aku mengganggu harinya. Yah sebenarnya itu hanya basa basi biasa. Hehehe. :-D
Setelah SMS pertamamu itu kita jadi sangat akrab, kita saling bercanda bersama, bahkan kita sudah saling curhat. Walaupun sudah begitu aku tetap saja gugup kalau bertemu denganmu!. Sampai suatu hari kau jatuh sakit dan kaupun tak berangkat sekolah, surat ijin mu dititipkan kepada teman akrabmu Fatima. Aku begitu galau hari itu, aku tak bersemangat seperti bagaimana semestinya. Aku coba hibur diriku dengan menggambar sesuatu pada buku pelajaran fisika ku, tanpa sadar ada yang mengagetkanku dari belakang, setelah ku tau itu adalah Angga, teman akrabku dan juga tempat dimana aku mencurahkan isi hatiku tentang si dia. Angga mengajakku untuk pergi ke kantin, dan aku pun langsung menuju kantin yang sudah mulai ramai. Mungkin Angga sudah tau suasana hatiku yang sedang galau ini. "Kenapa lagi lo!?" tanyanya sambil mengambil saos untuk seporsi baksonya. "Apaan sih? gak ada apa apa kali!" jawabku meyakinkan. "Alaaahh gue tau kok, lo pasti ngerasa kehilangan ya?" "Ih, sotoy lu!" kataku. "Iya, lo kehilangan bakso lo tuh, udah gue ambil satu biji. Hahahaha" candanya. "Hahahaha anjrit lu" umpatku. "Eh, gimana hubungan lo ama si April? baik baik aja kan?" tanyaku memulai obrolan. "Yah, gitu deh, tetep lancar... Eh gue kan perhatian banget kan ama dia...Apa dia juga ya??" tanyanya "Gila lo, masak lo tanya ama gue? secara gue kan belum pernah pacaran!!" jawabku "Ya tau aja lo bisa ngasih saran ma gue.." "Deh gini aja.. Ini saran dari gue ya, kalo gua jadi lo, mungkin gue nunggu dia SMS aja ke gue, itukan perhatian bro?" jawabku sok benar. "Iya juga! pinter lo bro!, you are my best friend" rayunya. "Ah lo ngomong gitu biar gue yang traktir bakso lo kan?" ledekku. "Ohh tidak, kali ini gue yang bayarin bro! mumpung dapet uang lebih.. Hehehehe" "Yaudah.. Thanks ya..." "Iye sama sama" katanya sambil menyantap bakso kita sendiri.
Di Rumahku-- Sesampainya dirumah aku langsung mengganti seragam sekolahku dengan kaos oblong dan celana pendek, karena siang itu memang begitu panas. "Tiiitt tiiit tiiit.." suara handphone ku berbunyi dan itu adalah nada SMS. "Sore?" kalimat yang ditulis Bunga keluar dari layar handphone ku. "Sore juga :), eh gimana keadaanmu?" "Yah, udah agak mendingan kok." "Kamu sakit apa toh?" "Aku tadi sempet pusing dikit" "ohh... cepet sembuh ya Bunga :)" "Iya makasih ya Rad... :)" lagi lagi emotion smile itu. "Sama sama Bunga, Kamu gak istirahat Bung?" "Udah tadi." jawabnya singkat "Oh... isttirahat yang cukup ya Bunga biar cepet sembuh dan kita bisa bercanda lagi deh.. :D" "Iya Rhad, aku juga udah pengen masuk sekolah" jawabnya. "Udah diperiksain belum kamu?" "Belum sih, pusing gini paling juga ilang sendiri kan :)." "Oh gitu ya, yaudah istirahat yang cukup aja dan minum obat ya? :)" "Hehehehe iya Rad, kamu baik banget ya" jawabnya yang buatku semakin gugup "Hehehehe biasa aja kok, kamu juga baik Bunga. Sebenarnya aku belum pernah kenal cewek yang baik kayak kamu lho Bunga :)" kataku sambil merayu. "Ah.. kamu bisa aja nih... :D" "Loh beneran kok, misalnya ada penghargaan dariku, kamu aku mau ku jadiin teman cewek paling baik lho Bunga :D" "Hahahaha kamu bisa bikin aku ketawa Rhad :D" katanya yang semakin menghanyutkan ku "Eh, hati hati lho, nanti kotak tertawamu rusak. :D" candaku " Kamu lucu Rhad, baik lagi, jarang lho ada cowok yang kayak kamu itu :)" Keringat pun mengucur deras dari kening jenongku yang tertutup poni. "Ah bohong terus nih kamu" "Enggak bener kok kamu itu baik" "Hehehehe yaudah deh, eh udah ashar nih, aku sholat dulu ya, kamu juga jangan lupa ya?" "Iya iya" jawabnya meyakinkan "Eh istirahat yang cukup ya, dan makan yang cukup, jangan lupa minum obat biar sembuh :)" "Iya Rhad, makasih banget ya :)" "Iya, eh aku maaf ya kalo ganggu istirahatmu" basa basiku pun keluar lagi "Ahh enggak kok, justru aku mau bilang makasih banget :)" "Iya sama sama ya Bunga :)" kataku sambil mengakhiri SMS ku dengan emotion smile. Ya mungkin itu kenangan yang tak mungkin kulupakan sampai aku mau masuk ke SMA itu berarti sekarang!. Mungkin kamu lupa dengan kejadian ini, tapi mungkin aku akan selalu mengingat kejadian itu ya kejadian di suatu hari Rabu di tahun 2011.
Esok paginya kulihat sekolah sudah mulai ramai. Aku masuk melalui lorong sekolah sebelah kanan yang memang jalan terdekat menuju kelasku. Telah sampai didepan kelasku akupun masuk dengan penuh keyakinan. Ku letakkan tas punggung ku ke bangku biasa aku duduk. Ku lihat kau tersenyum kepadaku, dan aku balas senyumanmu. Teman sebangkumu pun ikut tersenyum melihat tingkahku yang seperti salah tingkah ini.
Pukul 9 pagi tepat--, bel istirahat berbunyi. Aku masih di bangkuku dengan tugas yang masih belum selesai ku kerjakan. Ku lirik ke belakang dan kamu masih didalam kelas. Dan masih dibangkumu. "Rhad?" kau panggil aku. Dan itu membuatku sangat gugup "I..Iyaa.. ada apa Bunga?" jawabku gugup. "Makasih banget ya?" "I.. iya iya... sama sama..." "Kamu mau ini gak?" katamu sambil menyodorkan sebuah Chocolatos kepadaku. "Mmmm maaf aku rada ngga doyan makanan dari coklat.. maaf ya.. " "Nggak doyan apa mau diet nih??" katanya agak kecewa " Iya juga sih.. lagi proses diett hehehe maaf ya? " kataku berbohong. "Iya ya.. gak apa apa kok, nanti biar aku kasihin aja ke Fatima" jawabmu sambil melengkungkan bibirmu keatas yang seperti bulan sabit. "Hehehehe iya" jawabku dengan perasaan yang gak enak Ah, kenapa? kenapa aku tidak menerima itu!? padahal dia ikhlas memberikannya padaku!? mungkin saja itu balas budi setelah aku memberikan perhatian padamu!? Ahh bodoh banget sih gue masalah cewek! Aku merasa kalau aku orang yang sok jual mahal pada cewek! dan aku merasa aku adalah cowok paling bodoh di dunia ini!.
Pernah suatu hari aku, sedang mengobrol dengan teman cewek yang memang sudah jadi sahabatku dari SD. Dia bernama Tanti, entah sedekat apa aku dengan Tanti sehingga banyak teman yang menganggapku pacaran dengannya, Bunga pun pernah menganggapku begitu. Padahal tak ada hubungan yang spesial tentang aku dan Tanti. Tanti adalah seorang cewek yang cantik menurutku, wajar saja banyak yang suka dengannya. Tapi meskipun begitu tak pernah terpikirkan untuk berpacaran dengannya, ya namanya juga sahabat dari kecil. Aku sering curhat juga dengannya dan dia juga demikian padaku. Saat istirahat aku memang sering mengobrol bersama Tanti di kursi depan kelas. Entah mengapa rasa gugupku saat dekat dengan Bunga tidak kurasakan saat aku dekat dengan Tanti. Apa benar rasa gugup itu adalah cinta? Saat pertama kali aku mengobrol dengan Tanti, aku melihat Bunga tersenyum ketus didepanku. Bahkan suatu saat dia memukulku saat aku sedang duduk berdua dengan Tanti di depan kelas. Hal itu malah membuatku senang, entah mengapa?.
Oh Bunga--, mengapa aku begitu bingung denganku sendiri!? Banyak diantara teman temanku yang masih SMP sudah punya pacar dan bahkan sudah gonta ganti pacar! Sejujurnya aku sangat ingin pacaran, tentunya denganmu Bunga!. Tapi apa aku harus menodai prinsipku untuk tidak pacaran sebelum bekerja!? Kurasa tidak! menurutku cowok sejati itu bukan cowok yang punya banyak prinsip! tapi, cowok yang punya satu prinsip dan dapat menepatinya! ya itulah cowok sejati menurutku!
Sungguh, sebelum bertemu denganmu sekolah adalah tempat paling membosankan di dunia! tapi setelah bertemu denganmu dan akrab denganmu sekolah menjadi tempat paling mengasyikan di dunia! aku jadi lebih semangat berangkat sekolah. Setiap tidurpun kamu selalu ada dalam mimpiku. Pernah suatu kali saat aku naik motor dan aku memejamkan mata ini, ada wajah kamu di situ. Aku tau ini cinta! tapi aku tak mau terlarut dalam kenikmatannya karena aku telah bersumpah untuk tak berpacaran dulu sebelum aku kerja! dan sampai aku menjumpai kata cinta tak harus memiliki dan mungkin aku sedang mengalami dilema itu. Dan aku suka dengan keadaanku ini. Walaupun aku tak tau kau punya rasa yang sama denganku atau tidak! jujur aku sangat cemburu saat kulihat status di facebook mu itu berpacaran dengan orang lain, tapi memang untuk cemburu pun aku tak berhak. Aku hanya bisa memendam dan memendam rasa yang sudah mulai tak terkendali ini. Aku begitu senang saat kamu mengubah status di facebook mu dari berpacaran menjadi lajang beberapa waktu lalu.
Seringkali aku rindu denganmu Bunga, ketika aku menuliskan rentetan kata kata dan kalimat yang terlihat sangat gombal ini aku pun sangat merindukanmu, jika sedang begini akan ku setel MP3 dari handphone ku. Dan lagu Bunga dari Bondan Prakoso and Fade 2 Black itu mulai terdengar....
Dengar resapi camkan dan jangan berhenti
Kar’na sebuah pertanyaan perlahan menghampiri
Mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri
Setiap detik bergetar, menusuk-nusuk di hati
Kembali teringat raut wajahmu di angan
Taburan cinta mengikuti sebuah senyuman
Tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
Nyaliku menciut, terlalu siang ‘tuk diucapkan
Sekali lagi ku ingin kau mengerti
Rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
Tapi, ku hanya makhluk yang tidak bermateri
Dipandang sebelah mata, tak punya reputasi
Seakan mataku tertutup
Ku ingin cinta ini dapat kau sambut
Harapkan p’rasaan ini kau tahu
Sungguh ku ingin kau jadi milikku
Ingin sekali ku katakan “aku suka padamu”
Namun cinta ini siksa jika ku gak ada kamu
Hendak jiwa ‘kan mengikatmu di sisi
Namun berat ‘tuk mengucap, cukup untuk ku kagumi
A B C D, ku harap kau mengerti
Semua ini bukan cerita narasi deskripsi
Hanya perasaan suka namun sulit hati berkata
Bukan fiktif, sedikit naif, hanya sebuah realita
Cinta ini derita, ku harap kau juga merasa
Apa yg ku rasa tanpa banyak tanda tanya
Rasa ini fakta, selektif bukan posesif
Ku tak ingin berdusta, ku cinta kau bunga
Apa arti cinta, kala viagra bagai sebuah media
Cinta pelepas birahi tanpa ada ikatan jiwa dan raga
Memang gila aku dan kalian semua berbeda,
pandangan kita tak ‘kan pernah sama
Melirik arti cinta hanya dengan pandangan sebelah mata
Tak seorangpun berani menuduhku, bahkan memvonis diriku salah
Karena apa yang ku cari dan ku rasa, tak menghasilkan apa-apa
Karena cinta, tercipta, sebagai pemuas nafsu belaka
Tak ‘kan mengerti arti cinta
Dan kau hanyalah… Bunga...
Apa kau masih ingat denganku Bunga? apa kau tau? aku masih menyimpan pesan pertama darimu di handphone ku, aku masih menyimpan tissu saat kau gunakan saat menyeka darah dari jarimu yang terkena cutter saat membuat prakarya di sekolah, aku juga menempel foto kita saat acara perpisahan kelas kita dulu, dan nama yang kau berikan di nomer handphone mu di handphone ku tak pernah ku ubah sama sekali, masih dengan tanda titik setelah spasi. Mungkin kau akan lupa itu semua, tapi ingat, aku akan mengingatnya dengan sempurna! aku hanya ingin katakan aku suka kamu dan semoga kamu belum punya pacar :-)
cinta masa sekolah yang pernah ter jadi, that was the moment of part the sweet memories... :)
Pelajaran pertama dimulai-- Seorang guru Bahasa Inggris atau yang sering dipanggil Mam Nan pun masuk kelas dengan senyuman ramahnya. "Morning student?" sapanya, "Morning mam!" balas kami serentak. Tak berapa lama ia mulai berbasa basi dulu "Wah, kelas baru nih, udah pada kenal belumm..?". Aku pun hanya terdiam sambil membuka buka buku kegiatan siswa yang baru saja dibagikan. Banyak diantara siswa yang sudah ku kenali bahkan belum kenal sama sekali mulai berbisik dan ingin mengatakan sesuatu dengan malu malu. "Baiklah sekarang kuberi tugas pertama kalian!" kata mam Nan. "Apa itu mam?" sahut seorang siswa dari belakang yang kutahu namanya ialah Aji. "Kalian harus berkenalan dengan semua teman yang ada dikelas ini, dengan berbahasa Inggris. Sebagai buktinya kalian harus catat hasil perkenalan kalian di selembar kertas. Mengerti?" "Iya mam.." dan mam Nan pun langsung meninggalkan kelas. Aku mulai bangun dari meja yang kutindihi dan mengambil sebuah buku dan sebuah pulpen pemberian mamaku. Aku pun melancarkan aksiku dengan mulai dari teman sebangku ku yang sudah ku kenal dan dua orang lelaki yang ada di depanku. Saat aku balik badan, aku terasa sangat gugup entah mengapa detak jantungku seperti berubah menjadi cepat sekali, keringat dingin berjatuhan, tangan yang bergetar dengan sendirinya dan ini hal yang pertama aku alami. Teman sebangku ku langsung menyambar tanganmu dan mulai bertanya namamu dan dimana tinggalmu. Dan kemudian dilanjutkan denganku, " em... What's your name?" tanyaku gugup. "Oh, my name is Bunga, What about you?" balasnya. "I'm Rhadi... Nice to meet you..." sapaku agak gugup. "Nice to meet you to Rhadi". Dia menatapku dan tersenyum. Dan aku mulai merasa kegugupan yang sangat luar biasa. Tapi aku tetap balas senyuman manismu itu. :-)
Ini aneh! aku baru saja mengenalmu tapi kenapa kamu langsung bisa buat aku gugup dan tidak karuan! apa ini yang disebut cinta!?. Sebenarnya kamu cantik, tapi masih ada cewek yang lebih cantik di kelas ini, Kamu manis, memang ku akui kamu manis, Tapi? mengapa kamu bisa menahan detak jantungku!? Apa benar ini memang cinta? apa benar aku sedang jatuh cinta? sebenarnya selain orang tuaku belum mengijinkan aku untuk pacaran aku sendiri juga masih belum mau pacaran. Buatku pacaran hanya untuk orang yang sudah dewasa saja, bukan murid SMP sepertiku.
Setiap hari aku sering memperhatikanmu, perlahan tapi pasti kita sudah saling kenal dan suatu saat kau pinjam handphone ku, alasanmu sih buat SMS temanmu, setelah kau kembalikan handphone ku betapa terkejutnya aku. Kau memberikan nomer handphone mu dengan nama "Bunga ." entah mengapa itu sangatlah istimewa, karna kau sendiri yang memberikannya tanpa aku minta. Dan tanda titik setelah spasi di depan namamu itu terlihat sangat spesial untukku, entah itu hanya sekedar tanda titik atau tanda yang spesial, aku tak tahu. Tapi bagiku itu tanda spesial dan dari situlah petualanganku di mulai!.
Suatu hari--, terdengar suara nada tanda SMS masuk. Aku yang sedang bermain game PS kesayanganku agak malas membuka pesan itu, karna ku pikir itu pasti pesan dari Krisna yang akan mengajak Hang Out entah kemana. Akhirnya ku raih handphone ku yang ada di meja sebelah kananku, dan aku buka pesan yang masuk tadi. Dan, ternyata pesan dari Bunga, "Selamat sore? Lagi pada apa nih :)?" tanyanya di SMS. Penyakitku pun kumat lagi, aku mulai berkeringat dingin dan sedikit bergetar. Dan ku jawab SMS darimu, "Sore juga, lagi maen PS nih, kamu?" jawabku memberanikan diri. Selang beberapa menit kau jawab pesan ku, "Lagi nonton tv. :)". Wow kamu beri emotion berbentuk smile. Ah walaupun hanya emotion berbentuk smile, hal itu membuatku berimajinasi bahwa tanda itu adalah senyummu. Sekian lama aku ber-SMS denganmu akhirnya kuputuskan untuk berhenti dengan alasan hari sudah petang dan aku harus melaksanakan sholat maghrib dan dilanjutkan belajar. Sebelumnya aku minta maaf kalau misalnya aku mengganggu harinya. Yah sebenarnya itu hanya basa basi biasa. Hehehe. :-D
Setelah SMS pertamamu itu kita jadi sangat akrab, kita saling bercanda bersama, bahkan kita sudah saling curhat. Walaupun sudah begitu aku tetap saja gugup kalau bertemu denganmu!. Sampai suatu hari kau jatuh sakit dan kaupun tak berangkat sekolah, surat ijin mu dititipkan kepada teman akrabmu Fatima. Aku begitu galau hari itu, aku tak bersemangat seperti bagaimana semestinya. Aku coba hibur diriku dengan menggambar sesuatu pada buku pelajaran fisika ku, tanpa sadar ada yang mengagetkanku dari belakang, setelah ku tau itu adalah Angga, teman akrabku dan juga tempat dimana aku mencurahkan isi hatiku tentang si dia. Angga mengajakku untuk pergi ke kantin, dan aku pun langsung menuju kantin yang sudah mulai ramai. Mungkin Angga sudah tau suasana hatiku yang sedang galau ini. "Kenapa lagi lo!?" tanyanya sambil mengambil saos untuk seporsi baksonya. "Apaan sih? gak ada apa apa kali!" jawabku meyakinkan. "Alaaahh gue tau kok, lo pasti ngerasa kehilangan ya?" "Ih, sotoy lu!" kataku. "Iya, lo kehilangan bakso lo tuh, udah gue ambil satu biji. Hahahaha" candanya. "Hahahaha anjrit lu" umpatku. "Eh, gimana hubungan lo ama si April? baik baik aja kan?" tanyaku memulai obrolan. "Yah, gitu deh, tetep lancar... Eh gue kan perhatian banget kan ama dia...Apa dia juga ya??" tanyanya "Gila lo, masak lo tanya ama gue? secara gue kan belum pernah pacaran!!" jawabku "Ya tau aja lo bisa ngasih saran ma gue.." "Deh gini aja.. Ini saran dari gue ya, kalo gua jadi lo, mungkin gue nunggu dia SMS aja ke gue, itukan perhatian bro?" jawabku sok benar. "Iya juga! pinter lo bro!, you are my best friend" rayunya. "Ah lo ngomong gitu biar gue yang traktir bakso lo kan?" ledekku. "Ohh tidak, kali ini gue yang bayarin bro! mumpung dapet uang lebih.. Hehehehe" "Yaudah.. Thanks ya..." "Iye sama sama" katanya sambil menyantap bakso kita sendiri.
Di Rumahku-- Sesampainya dirumah aku langsung mengganti seragam sekolahku dengan kaos oblong dan celana pendek, karena siang itu memang begitu panas. "Tiiitt tiiit tiiit.." suara handphone ku berbunyi dan itu adalah nada SMS. "Sore?" kalimat yang ditulis Bunga keluar dari layar handphone ku. "Sore juga :), eh gimana keadaanmu?" "Yah, udah agak mendingan kok." "Kamu sakit apa toh?" "Aku tadi sempet pusing dikit" "ohh... cepet sembuh ya Bunga :)" "Iya makasih ya Rad... :)" lagi lagi emotion smile itu. "Sama sama Bunga, Kamu gak istirahat Bung?" "Udah tadi." jawabnya singkat "Oh... isttirahat yang cukup ya Bunga biar cepet sembuh dan kita bisa bercanda lagi deh.. :D" "Iya Rhad, aku juga udah pengen masuk sekolah" jawabnya. "Udah diperiksain belum kamu?" "Belum sih, pusing gini paling juga ilang sendiri kan :)." "Oh gitu ya, yaudah istirahat yang cukup aja dan minum obat ya? :)" "Hehehehe iya Rad, kamu baik banget ya" jawabnya yang buatku semakin gugup "Hehehehe biasa aja kok, kamu juga baik Bunga. Sebenarnya aku belum pernah kenal cewek yang baik kayak kamu lho Bunga :)" kataku sambil merayu. "Ah.. kamu bisa aja nih... :D" "Loh beneran kok, misalnya ada penghargaan dariku, kamu aku mau ku jadiin teman cewek paling baik lho Bunga :D" "Hahahaha kamu bisa bikin aku ketawa Rhad :D" katanya yang semakin menghanyutkan ku "Eh, hati hati lho, nanti kotak tertawamu rusak. :D" candaku " Kamu lucu Rhad, baik lagi, jarang lho ada cowok yang kayak kamu itu :)" Keringat pun mengucur deras dari kening jenongku yang tertutup poni. "Ah bohong terus nih kamu" "Enggak bener kok kamu itu baik" "Hehehehe yaudah deh, eh udah ashar nih, aku sholat dulu ya, kamu juga jangan lupa ya?" "Iya iya" jawabnya meyakinkan "Eh istirahat yang cukup ya, dan makan yang cukup, jangan lupa minum obat biar sembuh :)" "Iya Rhad, makasih banget ya :)" "Iya, eh aku maaf ya kalo ganggu istirahatmu" basa basiku pun keluar lagi "Ahh enggak kok, justru aku mau bilang makasih banget :)" "Iya sama sama ya Bunga :)" kataku sambil mengakhiri SMS ku dengan emotion smile. Ya mungkin itu kenangan yang tak mungkin kulupakan sampai aku mau masuk ke SMA itu berarti sekarang!. Mungkin kamu lupa dengan kejadian ini, tapi mungkin aku akan selalu mengingat kejadian itu ya kejadian di suatu hari Rabu di tahun 2011.
Esok paginya kulihat sekolah sudah mulai ramai. Aku masuk melalui lorong sekolah sebelah kanan yang memang jalan terdekat menuju kelasku. Telah sampai didepan kelasku akupun masuk dengan penuh keyakinan. Ku letakkan tas punggung ku ke bangku biasa aku duduk. Ku lihat kau tersenyum kepadaku, dan aku balas senyumanmu. Teman sebangkumu pun ikut tersenyum melihat tingkahku yang seperti salah tingkah ini.
Pukul 9 pagi tepat--, bel istirahat berbunyi. Aku masih di bangkuku dengan tugas yang masih belum selesai ku kerjakan. Ku lirik ke belakang dan kamu masih didalam kelas. Dan masih dibangkumu. "Rhad?" kau panggil aku. Dan itu membuatku sangat gugup "I..Iyaa.. ada apa Bunga?" jawabku gugup. "Makasih banget ya?" "I.. iya iya... sama sama..." "Kamu mau ini gak?" katamu sambil menyodorkan sebuah Chocolatos kepadaku. "Mmmm maaf aku rada ngga doyan makanan dari coklat.. maaf ya.. " "Nggak doyan apa mau diet nih??" katanya agak kecewa " Iya juga sih.. lagi proses diett hehehe maaf ya? " kataku berbohong. "Iya ya.. gak apa apa kok, nanti biar aku kasihin aja ke Fatima" jawabmu sambil melengkungkan bibirmu keatas yang seperti bulan sabit. "Hehehehe iya" jawabku dengan perasaan yang gak enak Ah, kenapa? kenapa aku tidak menerima itu!? padahal dia ikhlas memberikannya padaku!? mungkin saja itu balas budi setelah aku memberikan perhatian padamu!? Ahh bodoh banget sih gue masalah cewek! Aku merasa kalau aku orang yang sok jual mahal pada cewek! dan aku merasa aku adalah cowok paling bodoh di dunia ini!.
Pernah suatu hari aku, sedang mengobrol dengan teman cewek yang memang sudah jadi sahabatku dari SD. Dia bernama Tanti, entah sedekat apa aku dengan Tanti sehingga banyak teman yang menganggapku pacaran dengannya, Bunga pun pernah menganggapku begitu. Padahal tak ada hubungan yang spesial tentang aku dan Tanti. Tanti adalah seorang cewek yang cantik menurutku, wajar saja banyak yang suka dengannya. Tapi meskipun begitu tak pernah terpikirkan untuk berpacaran dengannya, ya namanya juga sahabat dari kecil. Aku sering curhat juga dengannya dan dia juga demikian padaku. Saat istirahat aku memang sering mengobrol bersama Tanti di kursi depan kelas. Entah mengapa rasa gugupku saat dekat dengan Bunga tidak kurasakan saat aku dekat dengan Tanti. Apa benar rasa gugup itu adalah cinta? Saat pertama kali aku mengobrol dengan Tanti, aku melihat Bunga tersenyum ketus didepanku. Bahkan suatu saat dia memukulku saat aku sedang duduk berdua dengan Tanti di depan kelas. Hal itu malah membuatku senang, entah mengapa?.
Oh Bunga--, mengapa aku begitu bingung denganku sendiri!? Banyak diantara teman temanku yang masih SMP sudah punya pacar dan bahkan sudah gonta ganti pacar! Sejujurnya aku sangat ingin pacaran, tentunya denganmu Bunga!. Tapi apa aku harus menodai prinsipku untuk tidak pacaran sebelum bekerja!? Kurasa tidak! menurutku cowok sejati itu bukan cowok yang punya banyak prinsip! tapi, cowok yang punya satu prinsip dan dapat menepatinya! ya itulah cowok sejati menurutku!
Sungguh, sebelum bertemu denganmu sekolah adalah tempat paling membosankan di dunia! tapi setelah bertemu denganmu dan akrab denganmu sekolah menjadi tempat paling mengasyikan di dunia! aku jadi lebih semangat berangkat sekolah. Setiap tidurpun kamu selalu ada dalam mimpiku. Pernah suatu kali saat aku naik motor dan aku memejamkan mata ini, ada wajah kamu di situ. Aku tau ini cinta! tapi aku tak mau terlarut dalam kenikmatannya karena aku telah bersumpah untuk tak berpacaran dulu sebelum aku kerja! dan sampai aku menjumpai kata cinta tak harus memiliki dan mungkin aku sedang mengalami dilema itu. Dan aku suka dengan keadaanku ini. Walaupun aku tak tau kau punya rasa yang sama denganku atau tidak! jujur aku sangat cemburu saat kulihat status di facebook mu itu berpacaran dengan orang lain, tapi memang untuk cemburu pun aku tak berhak. Aku hanya bisa memendam dan memendam rasa yang sudah mulai tak terkendali ini. Aku begitu senang saat kamu mengubah status di facebook mu dari berpacaran menjadi lajang beberapa waktu lalu.
Seringkali aku rindu denganmu Bunga, ketika aku menuliskan rentetan kata kata dan kalimat yang terlihat sangat gombal ini aku pun sangat merindukanmu, jika sedang begini akan ku setel MP3 dari handphone ku. Dan lagu Bunga dari Bondan Prakoso and Fade 2 Black itu mulai terdengar....
Dengar resapi camkan dan jangan berhenti
Kar’na sebuah pertanyaan perlahan menghampiri
Mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri
Setiap detik bergetar, menusuk-nusuk di hati
Kembali teringat raut wajahmu di angan
Taburan cinta mengikuti sebuah senyuman
Tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
Nyaliku menciut, terlalu siang ‘tuk diucapkan
Sekali lagi ku ingin kau mengerti
Rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
Tapi, ku hanya makhluk yang tidak bermateri
Dipandang sebelah mata, tak punya reputasi
Seakan mataku tertutup
Ku ingin cinta ini dapat kau sambut
Harapkan p’rasaan ini kau tahu
Sungguh ku ingin kau jadi milikku
Ingin sekali ku katakan “aku suka padamu”
Namun cinta ini siksa jika ku gak ada kamu
Hendak jiwa ‘kan mengikatmu di sisi
Namun berat ‘tuk mengucap, cukup untuk ku kagumi
A B C D, ku harap kau mengerti
Semua ini bukan cerita narasi deskripsi
Hanya perasaan suka namun sulit hati berkata
Bukan fiktif, sedikit naif, hanya sebuah realita
Cinta ini derita, ku harap kau juga merasa
Apa yg ku rasa tanpa banyak tanda tanya
Rasa ini fakta, selektif bukan posesif
Ku tak ingin berdusta, ku cinta kau bunga
Apa arti cinta, kala viagra bagai sebuah media
Cinta pelepas birahi tanpa ada ikatan jiwa dan raga
Memang gila aku dan kalian semua berbeda,
pandangan kita tak ‘kan pernah sama
Melirik arti cinta hanya dengan pandangan sebelah mata
Tak seorangpun berani menuduhku, bahkan memvonis diriku salah
Karena apa yang ku cari dan ku rasa, tak menghasilkan apa-apa
Karena cinta, tercipta, sebagai pemuas nafsu belaka
Tak ‘kan mengerti arti cinta
Dan kau hanyalah… Bunga...
Apa kau masih ingat denganku Bunga? apa kau tau? aku masih menyimpan pesan pertama darimu di handphone ku, aku masih menyimpan tissu saat kau gunakan saat menyeka darah dari jarimu yang terkena cutter saat membuat prakarya di sekolah, aku juga menempel foto kita saat acara perpisahan kelas kita dulu, dan nama yang kau berikan di nomer handphone mu di handphone ku tak pernah ku ubah sama sekali, masih dengan tanda titik setelah spasi. Mungkin kau akan lupa itu semua, tapi ingat, aku akan mengingatnya dengan sempurna! aku hanya ingin katakan aku suka kamu dan semoga kamu belum punya pacar :-)
cinta masa sekolah yang pernah ter jadi, that was the moment of part the sweet memories... :)


not bad . i like it! :D
BalasHapus