Kau yang terindah

   Malam itu aku sangat lelah setelah seharian bekerja. Sebagai seorang pegawai lapang, pulang malam hari seperti ini memang sudah menjadi adat bagi kami. Kulajukan motor butut warisan dari kakek ini lebih kencang lagi. Rintik hujan mulai turun dari langit yang gelap. Membasahi tubuh dan motor ini.  Kulihat dipersimpangan jalan, seorang wanita tengah meringkuk dibawah lampu lalu lintas. Aku mulai penasaran dengan wanita itu. Aku coba dekati dia. Seorang wanita muda cantik dengan baju yang berantakan dan sudah basah kuyup sedang menangis. Lalu aku tanya siapa dia dan sedang apa dia disini. “Bawa aku pergi sekarang!” Jawabnya sambil menangis dan berdiri mendekatiku. “Tapi tapi..” aku sempat kebingungan setelah mendengar  jawabannya. “Tolong aku bang...” katanya memelas.  Aku sangat iba dengannya. Dan akhirnya aku membawanya pulang. Kuberikan jaket kulitku untuk menghangatkan dirinya.
   
   Akhirnya aku tiba dirumah. Kupersilahkan dia untuk masuk. Aku memberikan sebuah handuk untuk mengeringkan tubuhnya. “Kamu sebenarnya siapa?” kataku sambil duduk disampingnya.  “Aku lelah, bolehkah aku menginap disini?” dia tak menjawab pertanyaanku. “Silahkan, kamu boleh tidur di kamarku” kataku sambil menunjuk kamarku yang terletak di belakang ruang tamu. “Terima kasih” jawabnya pendek. Kemudian dia masuk kedalam kamarku. Dan malam itu aku hanya tidur di kursi tamu.
   
   Di pagi hari serasa ada yang membangunkanku. Dan ternyata wanita itu membangunkanku dan sudah menyediakan teh hangat untukku. “Terima kasih ya” kataku sambil meneguk teh itu. “Iya” jawabnya pendek. Aku segera bangun dan duduk. Dia duduk disampingku sambil tertunduk. “Sebenarnya kamu siapa? Dan kenapa kamu sendirian malam hari?” kataku sambil memandang wajah cantiknya. “Namaku Anita. Aku tinggal bersama ibu dan ayah tiriku. Ibuku yang setiap hari bekerja sebagai buruh pabrik. Dan ayah tiriku tidak bekerja” katanya sambil tertunduk. “Lalu kenapa kamu disana sendirian?” tanyaku penasaran.  “Sejak kematian ayah kandungku, ibuku menikahi seorang pengusaha kaya. Saat itu aku masih sekolah di SMA, saat itu aku memang sangat bahagia karena ayah tiriku sangat baik buat aku dan ibuku” sejenak dia menghirup nafas sambil tersedu. “Lalu kenapa?” tanyaku. “Usaha ayah sudah bangkrut, dia berhutang ratusan juta pada bank. Pihak bank telah menyita usaha ayah dan rumah yang kami tinggali saat itu. Sejak itu ayah tidak bekerja lagi. Dia pengangguran” dia berhenti sejenak. “Apa itu yang membuatmu kabur?” tanyaku dengan sangat penasaran. “Bukan. “ jawabnya pendek. “Lalu?” tanyaku kembali. “Sejak ayahku tidak bekerja dia menjadi seseorang yang pemarah. Dia selalu memarahi ibuku tiap ibu pulang tanpa membawa uang, dia selalu memarahiku saat aku meminta uang pembayaran sekolah padanya. Bahkan dia pernah sesekali memukul ibuku atau aku. Dia menjadi seseorang yang sangat berbeda. Dia ikut judi, minum minuman keras, mabuk, dan dia sering pulang kerumah dengan muka penuh luka. Akhir akhir ini sifatnya memang sudah sangat keterlaluan”  terangnya sambil masih menangis. “Sudahlah... Lalu apa yang dilakukan ayahmu?” tanyaku sambil memeluknya. “Dia sering memukul ibu atau aku. Dan kemarin, saat ibu sedang pergi bekerja, aku yang sendirian menjaga rumah, ayah datang dan menyergapku.” Dia berhenti dan isak tangisnya semakin keras. “Ayahmu memukulmu?” tanyaku. “Ayah telah memperkosaku.” Jawabnya tak henti menangis. Aku sempat terkejut. “Sabar ya...” aku coba menenangkannya. "Lalu hal itu yang membuatmu kabur dari rumah?"tanyaku.  Dia hanya menangguk pelan dan masih menangis dalam pelukanku. Dia sandarkan kepalanya ke bahuku. Aku coba menenangkannya dengan mengelus rambutnya."Tenang, aku akan menjagamu" aku berbisik padanya.

  “Fadhil! Apa yang kau lakukan!??” bentak seorang wanita di depan pintu rumahku. Aku coba lepaskan pelukanku pada Anita. “Ratna!? Maaf Rat, aku bukan maksudku begitu!” aku coba memohon padanya. “Ternyata kamu sama saja Dhil! Aku kira kamu berbeda Dhil!” katanya sambil melotot. “Biar aku jelasin dulu Rat..” aku coba mendekatinya.  “Plakkk” dia menamparku. “Mulai sekarang kita putus!” jelasnya dan dia pergi. “Tapi Rat!” aku coba mengejarnya. “Ini buat kamu! Dan jangan ingat aku lagi!” katanya sambil melempar sebuah kotak kecil kearahku. Aku buka kotak kecil itu dan kulihat sebuah handphone baru dan sebuah surat yang bertuliskan “HAPPY ANNIVERSARY FOR 1 YEARS OUR LOVE” Aku baru sadar jika hari ini adalah 1 tahun hubunganku dengan Ratna. 
   
   Aku masuk kembali kerumah. Kulihat Anita sudah berhenti menangis. “Maafkan aku ya.. gara gara aku.. kalian jadi putus..”katanya sambil menunduk. Aku cuma tersenyum “Bukan salah kamu kok.. memang dia sangat pencemburu..”jawabku sambil duduk kembali disisinya. "Lalu, setelah ini kamu mau kemana?" lanjutku. "Entahlah... yang jelas aku tak mau kembali kerumah itu." jawabnya dengan nafas yang tersenggal. "Kau boleh tinggal disini.." terangku. "Benarkah? apa aku tidak merepotkanmu?"tanyanya dengan wajah yang sayu. "Iya, selagi aku tidak harus mengantarkan susu ke kamarmu itu tidak merepotkan" aku tersenyum dan coba menghiburnya. Dia juga tersenyum dan akhirnya tertawa.

  Tak lama setelah Anita tinggal bersamaku. Kini kita sudah pacaran. Tak terasa sudah hampir setengah tahun kita jalani. Sedih, senang sudah kita jalani bersama. Kini aku sudah lupa dengan Ratna. Anita juga sepertinya sudah melupakan masa kelamnya. Kini dia tak tahu nasib ibunya kemana. Pernah tersiar kabar kalau ibunya sekarang menjadi TKW di Malaysia. Hal ini sedikit membuat tenang Anita, walaupun sebenarnya dia ingin tinggal bersama ibunya. Aku bahagia hidup dengan Anita. Sampai pada di suatu malam, seperti kebiasaanku sebelum tidur, kusetel radio kesayanganku. Perlahan lahan terdengar lagu yang sangat luar biasa. Mengingatkanku pada Anita. Tak Sempurna~Bondan Prakoso And Fade 2 Black telah terdengar perlahan...

ku kagumi kelemahanmu
ku cintai semua kekuranganmu
itu bagiku indah, kau yang tak
sempurna

saat senja datang gantikan siang

mereka bilang kau malam tanpa

bulan

beda, tak sama, kau yang tak

sempurna

bagiku kau segalanya, murni estetika


apa yang kau tanam itu yang

kau petik

apa yang kau jalani selalu beri

yang terbaik

impian tentang kau yang tak

berbatas jauh dari sempurna tapi

membekas


silahkan jadi hakim tuk semua

perkara

keterbatasan ini tulus jalankan

cinta

terhina dalam hati, tersudut

karena beda kau sosok tak sempurna tapi

bermakna


ku kagumi kelemahanmu

ku cintai semua kekuranganmu

itu bagiku indah, kau yang tak

sempurna


serupa bunga tanpa mahkota

seperti air mineral tanpa oksigen

ku telah jauh kembali susunan

alam

menggali artifakmu lebih

mendalam


karena satu untuk alasan walau

itu buruk

ku cinta semua walaupun kau

tak berbentuk

aku seperti plato dalam

pemahaman dunia indrawi bukan bentuk

keindahan


mungkin kau mengerti, mungkin

kau tidak

masa lalumu seperti gading yang

bisa retak

mungkin kau sadari, mungkin kau

tidak tapi ku yakin kau tetap yang

sempurna


meski lemah kau tetap hal yang

terindah

kau yang terindah

meski rapuh kau tetap hal yang

terindah

kau yang tak sempurna


ku kagumi kelemahanmu

ku cintai semua kekuranganmu

itu bagiku indah, kau yang tak

sempurna...

  
Aku yang tak sempurna, tapi akulah yang terbaik! Temui aku di cermin kamarmu dan kau akan tau begitu indahnya aku :)

Komentar

Postingan Populer