Dear Bunga

  Jam pertama pelajaran sejarah...

  Hari ini aku sangat bersemangat sekolah. Entahlah? Mungkin karena kau duduk di belakangku. Aku tak tau perasaan ini. Tapi setiap kali kau menatapku atau mengajak bicara padaku, aku selalu gugup dan detak jantungku berdetak lebih kencang.

  Kau tak terlalu cantik, masih ada yang lebih cantik darimu. Kau manis? Ya aku akui kau sangat manis. Kau pintar dan bahkan kau lebih pintar dariku. Tapi mengapa kau membuatku selalu bertanya tanya siapakah dirimu?!. Dan aku masih mengingatnya dengan sempurna saat kau memperkenalkan dirimu di kelas. "Nama saya Bunga Asih Pratiwi..." katamu dengan senyuman yang manis. Dan mulai saat itu aku mulai memperhatikanmu.

Yo baby kau sosok yang punyai arti
Kau Puisi ketika datang sepi
Saat nikmati indah sunset pantai kuta
Hadirmu jadi pelengkapku di tata surya
Aku butuh dunia.. dan kau
sebagai pendamping ketika ku rasakan galau
Aku butuh cinta.. dan kau
adalah tema saatku rasakan galau


  Dan entah mengapa? Wajahmu, senyummu, matamu yang sayu, tawamu, caramu memanggilku dan kekonyolanmu selalu menjadi perhatianku. Tapi hari ini berbeda. Hari ini kau terlihat sakit. Sejak pagi aku belum melihat senyummu. Kau hanya bergelangsur di meja. Aku tak bisa konsentrasi dalam pelajaran kali ini. Sesekali aku menoleh kebelakang. Hingga akhirnya guru yang sedang menerangkan itupun memperingatkanku. "Renno! Konsentrasi! Ini penting!" aku hanya diam. Melanjutkan kegiatan menulisku. Kamu sempat terbangun.

  Waktu istirahat kamu juga masih terlihat lemas. Apa yang harus kulakukan?!. Dengan lagak sok gentleman aku mendatangimu. "Kamu sakit?" tanyaku. Kamu bangun dengan wajah yang sangat pucat. "Hemm Iya sih.. Kepalaku pusing" katamu. "Ke UKS aja yuk. Kasian kamu kalo sakit gini, gak bisa ngikutin pelajaran" rayuku. "Gapapa ko aku cuma gak enak badan aja nanti pasti sembuh kok" katamu sambil tersenyum meyakinkan. "Mmm aku boleh minta tolong nggak?" katamu. "I.. Iya apa? aku sedikit gugup. "Tolong dong bantuin aku nulis tugas yang tadi.. Aku pusing banget nih..". "I.. Iya kok! Sini aku tulisin" kataku sambil tersenyum. Kau membalas senyumku.

  Sejak saat itu pikiranku sudah tak karuan lagi. Hanya kamu dan kamu!. Ini gila! Aku tak tau apa yang kurasakan. Kalau ini benar benar cinta?! Kalau iya kamulah sejarah dalam hidupku! Herodotus menyatakan bahwa sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan pasti. Melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya dipengaruhi oleh manusia itu sendiri. Benar! Aku tak pernah memikirkan masa depanku denganmu. Tapi aku selalu berbuat yang terbaik untukmu diwaktu itu juga. Dan kita adalah sejarah! Sejarah merupakan perubahan kejadian dan peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita. Kau adalah sejarahku!. Kau yang merubah kejadian dan peristiwa disekitarku. Sebelum bertemu kamu, sekolah adalah tempat yang paling membosankan! Tugas dan PR selalu menjadi musuhku!. Tapi setelah aku bertemu denganmu? Sekolah adalah tempat paling menyenangkan! Tugas dan PR saat kukerjakan bersamamu menjadi sangat mudah dan aku juga menyukai itu.  

Kau ada untuk melengkapi diriku
Kau tercipta untuk menutupi kekuranganku
L. O. V. E. yang membuatku bisa bertahan
Seperti rumput yang tak kan tumbang oleh topan
Emosi, perasaan, jaminan rasa aman
Kau sanggup taklukan hati dengan sebuah senyuman
Aku berdiri karna kau hadir di sisi
Your my everything baby..
kau takkan pernah terganti..


  Yah.. Aku tak tau. Mengapa aku sebegitu perhatiannya padamu?, Mengapa aku begitu senang jika kau tersenyum?, Mengapa aku cemburu saat kau dekat lelaki lain?, Lalu mengapa aku begitu mengagumi dirimu!?. Lalu mengapa? Kamu yang tak terlalu spesial menjadi sangat spesial untukku. Senyummu yang sangat ku kagumi. Tingkahmu yang sangat ku sukai. Suaramu yang kuhargai. Dan semua pada dirimu yang sangaaaat aku cintai!.

Kaulah belahan hatiku
yang terangi aku
dengan cintamu
Kau hangatkan jiwaku
dan slimuti aku
dengan kasihmu


  Sms pertamamu. Aku yang mengawalinya. Berawal dari menyanyakan kabar hingga mengucapkan selamat malam. Hey? Gara gara kamu aku jadi punya hobi baru! Yaitu membaca setiap pesan darimu yang sebenarnya tak terlalu menarik untuk dimengerti. Tapi bagiku itu sungguh sangat spesial. Dan emotion smile itu yang membuatku tersenyum sendiri mengingatmu. Lalu saat kau mengucapkan kata 'terimakasih' padaku. Mungkin salah satu hal paling bahagia dalam hidupku.

  Saat itu! 23Oktober12/16:25-- Disamping kelas X7 di dekat tangga. Aku duduk berhadapan denganmu. Aku menatapmu dengan cara yang berbeda dari tatapanku ke orang lain. Tatapanku kali ini sungguh benar benar tatapan penuh makna. Kau kenapa? Kenapa kau tak membalas tatapanku? Dan hey? Mengapa wajahmu berubah menjadi merah? "Emm aku suka kamu..." kataku pelan. Kau hanya diam dan menutup mukamu dengan jaket biru yang kau kenakan. Sedikit aku membelai tanganmu. "Kamu gimana?" lanjutku. Kau menunduk dan berkata "Iya.. Aku juga suka kamuu" Lalu... Seketika detak jantungku berhenti. Aku kaku. Tak bergerak. Aku hanya bisa tersenyum melihat tingkahmu yang terlihat malu malu. "Kamu mau jadi pacarku?" kataku pelan berbisik padamu. "Aku tau. Wanita tak mengingkan coklat, uang dan setangkai mawar. Aku tau wanita lebih suka diberi kepastian daripada semua itu. Lalu aku mau memberikan kepastian itu Bunga" lanjutku. Kamu terdiam. Cukup lama. Aku menggoyangkan sedikit tubuhmu. Kau bangun dan menatap kearahku. Kau tersenyum dan mengatakan "Iya aku mau..."

Ku coba gapai apa yang kau ingin
Saat ku terjatuh sakit kau adalah aspirin
Coba menuntunmu agar ada di dalam track
Kau catatan terindah di dalam teks
Dan aku mengerti apa yang kau mau,
hargai dirimu, menjadi imammu
Karna kau diciptakan dari tulang rusukku
selain itu karna kau bagian dariku.


  Dan sejarah adalah kejadian yang benar benar terjadi dan tak akan bisa terulang lagi yang terbatas akan ruang dan waktu! Demi Herodotus dan tokoh sejarah lainnya! AKU CINTA KAMU BUNGA!



   Bunga, barangkali aku bukan lelaki yang terbaik di dunia ini, tapi aku berjanji! Aku akan menjadi lelaki yang lebih baik dari lelaki yang pernah menjadi yang terbaik untukmu. Lalu cintaku? Janganlah kau ragu. Aku bukanlah lelaki yang selalu berterus terang. Terkadang aku menyembunyikan perasaanku sendiri. Tapi aku ingin kau tak berfikiran macam macam padaku. Sungguh! Kaulah cinta pertamaku. Dan aku berjanji. Aku akan selalu menjaga diriku. Dan Insyaallah jika aku diijinkan aku akan menjaga dirimu. Ah~

Dan dirimu damaikan..

hatiku.. yeah..
Dan artimu..
tak akan.. berakhir..


  Aku berharap kamu masih mau setia mengingatkanku untuk sholat dan belajar lagi. Atau hanya sekedar mengucapkan kata kata pengantar tidur. Aku percaya cintamu!. Kamu juga harus percaya padaku. Karena cinta adalah rasa saling percaya dan menghargai. Udah ah aku tak mau membuatmu tambah ke-GRan lagi mat :D


Salam,
Marmut 

Komentar

Postingan Populer